Get Adobe Flash player

Kontak Kami

Sekretariat :

Program Studi Pendidikan Kimia

Gedung D Lantai 2 FKIP UNS
Jl.Ir Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126

email dan pertanyaan : semnas.pkimia@gmail.com atau complaint.semnas.pkimia@gmail.com


Nomor Kontak Kami :
Dr. Elfi Susanti VH 085865767332
Dr. paed Nurma YI, M.Si., M.Sc. 08156674227

Tanggal Penting

Tanggal-tanggal penting :
Batas Penerimaan abstrak 20 Maret 2017
Pengumuman Abstrak Diterima 22 Maret 2017
Pengumpulan Full Paper 8 April 2017

Latar Belakang

Perkembangan material kimia terus meningkat setiap tahunnya seiring makin besarnya kebutuhan material nasional. Teknologi industri nasional pada 2015-2020 yang tercakup dalam bidang kesehatan, energi, pangan, informasi, transportasi dan Hankam membutuhkan material kimia aplikatif dalam jumlah yang cukup besar. Kondisi pasar dunia di bidang material juga terus meningkat sebagai contoh material dalam pengolahan obat-obatan mencapai 1 triliun lebih di tahun 2014 dan terus meningkat hingga 2017. Kajian para pakar dari Eropa menyatakan pengembangan material dunia pada periode 2010 sampai 2020 akan difokuskan pada nanoteknologi. Pengembangan material nasional berbasis nanoteknologi harus dilakukan dengan segera agar Indonesia mampu bersaing dalam kancah dunia baik dalam Masyarakat  Ekonomi Asia (MEA) atau cakupan masyarakat dunia yang lebih luas. Untuk mempermudah pengembangan material nasional maka diperlukan pengembangan pembelajaran yang membahas tentang riset dan teknologi material.

Pembelajaran abad 21 difokuskan untuk melahirkan peserta didik yang menguasai sains dan teknologi diberbagai bidang. Peserta didik diharapkan dapat menguasai Life/Career skill, Learning and Innovation Skills, juga ICT Skills. Dalam hal keahlian dalam bidang pembelajaran dan inovasi, pembelajaran kimia perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi dan kreativitas dalam bidang kimia.. Hal ini sesuai dengan tuntutan dunia masa depan dimana peserta didik harus memiliki kecakapan berpikir dan belajar. Pendidikan bagi anak bangsa difokuskan untuk meraih capaian pembelajaran baik dari sisi pengetahuan, sikap, ketrampilan khusus dan umum yang bermanfaat bagi kehidupan di masa depan. Pembelajaran sains terutama bidang kimia dipenuhi berbagai inovasi agar sains dapat mudah dimengerti peserta didik. Disisi lain, sains dan teknologi berkembang sangat pesat pada abad ini. Penemuan-penemuan di bidang sains dan teknologi global ditandai dengan banyaknya material-material aplikatif  yang memiliki daya guna dan efektifitas yang tinggi dalam kehidupan. Material-material kimia menjadi area penelitian yang menarik bagi para peneliti sehingga bermunculan inovasi-inovasi baru dalam hal sintesis dan aplikasi. Inovasi sains dan teknologi dalam berbagai penemuan material kimia membawa  kemaslahatan bagi masyarakat. Secara tidak langsung, pesatnya teknologi material  memberi amanah pada dunia pendidikan agar ide-ide dan kreativitas peserta didik tumbuh subur dan menjadi pencetus lahirnya ilmuwan-ilmuwan baru dalam dunia material. Hal ini membutuhkan kerja keras para pendidik dalam menemukan strategi-strategi pembelajaran yang dapat menyajikan pembelajaran yang menarik yang berkaitan dengan teori dasar, sains modern, dan sains aplikatif berbasis material kimia.  Oleh sebab itu dalam Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia IX kami mengambil tema: Pengembangan Material Aplikatif sebagai upaya mendukung Pembelajaran Kimia Abad 21.